Kimia Terapan

1.  sabun-cuci-piring.htm

2. Cara Membuat Sabun Colek

Cara Membuat Sabun Colek (Cream Detergent)
Bahan :
1.Marlon 200 gr
2.CMC 25 gr
3.Soda ASH 50 gr
4.STTP 50 gr
5.Caustik soda 15 gr
6.OBA/pemutih 15 gr
7.Air Bersih 1,5 liter
8.Kesumba warna secukupnya
9.Bibit minyak wangi 5 cc
10. Water glass 100 gr

Cara Membuat :
1. Masukkan coustik soda dalam 1,5 liter air bersih hangat dilarutkan dan diadukmerata dalam ember plastik 1.

2. Masukkan STTP sedikit demi sedikit kedalam ember 1 tersebut diaduk merata. Masukkan soda ASH dan OBA sedikit-sedikit dan dilarutkan.

3. Ember 2 masukkan Marlon dan CMC diaduk hingga merata

4. Larutan ember 1 dimasukkan kedalam ember 2 diaduk hingga merata

5. bahan 8,9,10 dimasukkan kedalam campuran di atas.

6. jadilah sabun siap pakai 
(cara-membuat-sabun-colek-cream.html )

3.     Cara membuat  Minyak  Gosok  sejenis  Vick

Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Stearic Acid .................................. 100 gram
  2. Cera Alba ....................................... 10 gram
  3. Minyak Parafin ............................... 100 cc
  4. Minyak Gandapura ............................ 30 cc
  5. Minyak Kayu Putih ............................ 10 cc
  6. Menthol Kristal ................................ 10 gram
  7. Camfer Kristal ................................. 10 gram
Alat-alat yang dibutuhkan :
  1. 1 (satu) kompor.
  2. 1 (satu) panci email.
  3. 1 (satu) centong kayu yang kecil.
  4. 2 (dua) sendok makan.
Cara pembuatannya :
  1. Stearic Acid dan Cera Alba dilarutkan pada Minyak Parafin, lalu dipanaskan sampai mencair - (a).
  2. Minyak Kayu Putih, Minyak Gandapura dilarutkan dalam tempat tersendiri - (b).
  3. Menthol Kristal dan Camfer Kristal dilarutkan pada cairan (a), sambil diaduk sampai merata - (c)
  4. Hasil percampuran (c) diturunkan dari perapian, lalu baru percampuran (b) dimasukkan kemudian diaduk sampai merata. Kalau sudah agak mengental, masukkan ke dalam botol, kemudian ditutup yang rapat sehingga baunya tidak menguap.
Keterangan : Stearic Acid ada 2 (dua) macam bentuk, ada yang tepung dan ada yang kristal seperti lilin, tetapi kedua jenis ini fungsinya sama, perbedaannya soal bentuk dan produksi saja. Kalau yang kristal buatan Indonesia (lokal), tetapi kalau yang tepung buatan Jepang (import). Dan juga, jangan menggunakan panci aluminium, karena mudah hangus/terbakar bila terlalu panas.
Semoga bermanfaat...
4.            Cara membuat Minyak Angin
Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Menthol Kristal ................................... 10 gram
  2. Camfer Kristal ...................................... 5 gram
  3. Minyak Ganda Pura ............................ 150 cc
  4. Minyak Permint .................................... 5 cc
  5. Kleur Olie ......................................... secukupnya
  6. Bibit Minyak Wangi ................................ 3 cc
Alat-Alat yang dipergunakan :
  1. 2 (dua) gelas.
  2. 2 (dua) sendok makan.
  3. Kain tipis untuk menyaring.
Cara Pembuatannya :
  1. Menthol Kristal dan Camfer Kristal dimasukkan ke dalam gelas, kemudian dihancurkan sampai mencair (alat yang dipergunakan untuk menghancurkan adalah dengan sendok makan atau sendok teh - (a).
  2. Minyak Permint dan Kleur Olie dilarutkan pada Minyak Gandapura, kemudian diaduk-aduk sampai merata - (b).
  3. Hasil (b) dimasukkan pada cairan (a) supaya bercampur - (c).
  4. Akhirnya bibit Minyak Wangi dilarutkan pada hasil (c), kemudian diaduk lagi sampai betul-betul merata. Agar tidak ada endapan (dari sisa-sisa menthol Camfer, sebaiknya disaring dengan kain yang tipis.
Keterangan : Dalam pembuatannya harus diperhatikan mengenai perbandingan, sehingga tidak menimbulkan efek sampingan yang tidak diinginkan. Misalnya untuk anak kecil dibawah umur 7 tahun, supaya tidak terlalu panas Minyak Permint dapat dikurangi 2-3 cc, tetapi kalau untuk anak 7 tahun keatas Minyak Permint-nya tidak usah dikurangi.
Semoga bermanfaat...
5.            Cara membuat Sabun Cuci/Batangan
Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Caustic soda .................................. 225 gram
  2. Minyak kelapa .............................. 650 cc
  3. Minyak serai ................................. 30 cc
  4. Bahan warna ................................. secukupnya
  5. Air bersih ...................................... 500 cc
  6. Soda ash/soda-abu ..................... 150 gram
Alat-alat yang dipergunakan :
  1. 2 (dua) panci email.
  2. 2 (dua) ember plastik.
  3. 2 (dua) pengaduk dari kayu.
Cara pembuatan :
  1. Caustic soda dilarutkan dengan air, kemudian dibiarkan selama kira-kira 12 jam - (a).
  2. Bahan warna dilarutkan pada hasil larutan (a), diaduk sampai bahan warna itu merata, kemudian hasil tersebut dimasukkan pada Minyak kelapa dan diaduk secepatnya sampai mengental seperti bubur.
  3. Untuk menghilangkan bau rangsang yang tidak enak, Minyak serai dilarutkan, kemudian diaduk-aduk sampai merata.
Keterangan : Dalam pembuatan sabun ini jangan memakai tempat yang dibuat dari alumunium, baik panci maupun pengaduknya. Karena Alumunium disamping mudah luntur, juga dapat rusak apabila terkena larutan caustic soda. Untuk menghindari ibahaya dari Caustic soda, pakailah sarung tangan atau sapulah sampai kering air/keringat yang melekat pada tangan. Karena Caustic soda tersebut akan gatal dan panas apabila kena air. Yang dimaksud dengan bahaya, bukannya menimbulkan kematian, tetapi kulitnya dapat terkelupas apabila tersentuh Caustic soda.
Semoga bermanfaat...

6.            Cara membuat Obat Anti Bau Badan (Liquid Deodorant)

Bahan yang dibutuhkan :
  1. Tawas ................................... 40 gram
  2. Air masak .............................. 200 cc
  3. Glysol ...................................... 6 cc
  4. Bibit minyak wangi .................... 5 cc
Alat-alat yang dipergunakan :
  1. 1 (satu) panci email/plastik.
  2. Alat penumbuk yang dibuat dari batu (yang biasa digunakan untuk menumbuk sambel)
  3. 2 (dua) sendok makan
Cara Pembuatan :
  1. Tawas dihancurkan sampai halus, kemudian dilarutkan dalam air - (a).
  2. Glysol dan Bibit minyak wangi dicampur - (b).
  3. Hasil percampuran (b) dimasukkan pada hasil percampuran (a) dan diaduk-aduk sampai merata.
Keterangan : Gunanya tawas, selain untuk pembuatan obat Anti Bau Badan (Liquide Deodorant) juga dapat dipergunakan untuk menjernihkan air dan mematikan kuman-kuman yang ada dalam air.
semoga bermanfaat..

7.            Cara membuat Pasta Gigi (Odol)

Bahan yang dibutuhkan :
  1. Sodium lauril sulfat ................................ 50 gram
  2. Glycerine ............................................. 250 cc
  3. Magnesium carbonat ............................. 100 gram
  4. Calcium carbonat ................................. 100 gram
  5. Minyak pisang ambon ............................. 10 cc
  6. Minyak peppermint .................................. 5 cc
Alat-alat yang dibutuhkan :
  1. 2 (dua) panci email
  2. 1 (satu) centong (sendok)
Cara pembuatannya :
  1. Sodium lauril sulfat dilarutkan pada Glycerine, sambil diaduk sampai merata (a).
  2. Magnecium carbonat dan Calcium Carbonat dicampur jadi satu pada tempat yang lain (b).
  3. Hasil percampuran tepung tersebut di atas, dilarutkan pada larutan (a) sedikit demi sedikit sampai merata.
  4. Kalau percampuran tersebut sudah mengental dan halus, minyak pisang ambon dan minyak pepermint dilarutkan, dan diaduk sekali lagi sehingga betul-betul halus/matang.
Keterangan : Sodium lauril sulfat selain dipergunakan untuk pembuatan pasra gigi (odol), juga dapat dipergunakan untuk pembuatan sampo, baik cair maupun tepung dan sebagai pengganti sodium lauril sulfat juga dapat menggunakan SAPO VEREDIS atau sabun lembek/sabun hijau yang bentuknya seperti vaslin kuning tetapi agak kehijau-hijauan.
Semoga bermanfaat...

8.            Cara membuat Sabun Cream Deterjen

Bahan-bahan yang dibutuhkan :
  1. Caustic soda ................................ 50 gram
  2. STTP ....................................... 50 gram
  3. CMC ........................................... 30 gram
  4. Soda ash ..................................... 100 gram
  5. ABS .......................................... 300 gram
  6. Bahan warna ............................ secukupnya
  7. Air ............................................ 600 cc (2,5 gelas)
  8. Bibit minyak wangi ................. 5 cc
  9. Caoline ...................................... 50 gram
Cara pembuatan :
  1. CMC dilarutkan pada ABS, diaduk dampai kental seperti asam belerang, dalam suatu tempat yang dibuat dari plastik atau email - (a).
  2. Cautic, STTP, Soda ash, Bahan warna dilarutkan dalam air, kemudian diaduk secepatnya sehingga merata, dan dalam pengadukannya memerlukan waktu kira-kira 5 menit - (b).
  3. Larutan (b) yang sudah berbentuk cairan dimasukkan pada hasil larutan (a), kemudian diaduk sehingga busanya naik, kalau sudah halus, masukkanlah caoline sedikit demi sedikit, sambil diaduk-aduk supaya tidak ada tepung yang kristal - (c).
  4. Yang terakhir, Bibit minyak wangi dilarutkan pada percampuran (c) dan diaduk sekali lagi supaya betul-betul merata.
Keterangan mengenai kepanjangan dan nama bahan kimia tersebut diatas :
  1. STTP = Sodium Try Poly Pospat.
  2. CMC = Carboxil Mettyl Calycus Celolose.
  3. ABS = Alkyl Benzoat Sulfa. (ABS juga ada sebagian orang menyebutnya dengan marion).
Semoga bermanfaat...

9.            Cara membuat Sabun Mandi

Bahan-Bahan yang dibutuhkan :
  1. Minyak atau Lemak – Hampir semua minyak / lemak alami bisa dibuat menjadi sabun. Cari yang mudah saja seperti: Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai…
  2. NaOH / KOH – Untuk mengubah minyak / lemak menjadi sabun. Bisa beli di toko bahan kimia, ambil yang teknis saja.
  3. Air – Sebagai katalis/pelarut. Pilih air sulingan atau air minum kemasan. Air dari pam tidak bagus, banyak mengandung mineral.
  4. Essential dan Fragrance Oils – Sebagai pengharum. Beli di toko bahan kimia atau lainnya.
  5. Pewarna – Untuk mewarnai sabun. Bisa juga memakai pewarna makanan.
  6. Zat Aditif – Rempah, herbal, talk, tepung kanji/maizena dapat ditambahkan pada saat “trace”.
Alat-alat yang dibutuhkan :
  1. Sebuah masker sederhana - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
  2. Kacamata - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja.
  3. Sepasang sarung tangan karet - Dipakai selama pembuatan sabun.
  4. Botol plastik - Untuk wadah air.
  5. Timbangan dapur (dengan skala terkecil 1 atau 5 gram).
  6. Kantong plastik kecil - Untuk menimbang NaOH/KOH.
  7. Sendok stainless steel atau plastik-polipropilen - Untuk menuangkan NaOH / KOH dan mengaduknya.
  8. Wadah dari gelas atau plastik-polipropilene - Untuk tempat larutan NaOH/KOH dengan air.
  9. Wadah dari plastik - Untuk menimbang serta tempat air dan minyak.
  10. Kain - Untuk menutup cetakan setelah diisi sabun.
  11. Plastik tipis - Untuk melapisi cetakan.
  12. Cetakan.
  13. Blender dengan tutupnya.
  14. Kain - Untuk menutup blender.
Cara pembuatan :
  1. Siapkan cetakan. Cetakan bisa apa saja. Bisa loyang yang diminyaki, baki plastik yang dialasi plastik tipis atau pipa PVC yang diminyaki. Siapkan cetakan yang cukup untuk menampung semua hasil pembuatan sabun.
    Cetakan: Untuk cetakan anda bisa menggunakan kayu atau karton yang dilapisi plastik tipis, bahkan pipa PVC bisa dipakai. Jika menggunakan pipa PVC tutup bagian bawah dengan plastik yang diikat dengan karet gelang, semprotkan minyak ke dalamnya, tuangkan hasil sabun. Setelah mengeras buka tutupnya, dorong lalu potong akan menghasilkan sabun yang bulat.
2 (dua) Resep Sabun Cair :
Resep#1 - sabun cair
340 g Minyak Sawit
170 g Minyak Kelapa
50 g Minyak Zaitun
122 g KOH – Kalium hidroksida + 250 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

Recipe#2 - sabun cair 
340 g Soybean Oil
80 g Coconut Oil
60 g Palm Oil
60 g Corn Oil
109 g KOH - Kalium hidroksida + 230 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

2 (dua) Resep Sabun Padat :
Resep#1 - sabun padat
235 g Minyak Zaitun
150 g Minyak Kelapa
100 g Minyak Sawit
74 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)

Resep#2 - sabun padat
250 g Minyak Sawit
140 g Minyak Kelapa
100 g Minyak Jagung
75.5 g NaOH – Natrium hidroksida + 210 g Air
10 cc fragrance + pewarna
(Proses Pada Suhu ruangan)
  1. Timbang air dan NaOH / KOH, sesuai dengan Resep. Larutkan NaOH / KOH ke dalam air sejuk / dingin (Jangan menggunakan wadah aluminium. Gunakan stainless steel, gelas pyrex atau plastik-poliproplen). Jangan menuangkan air ke NaOH / KOH. Tuangkan NaOH / KOH ke dalam air sedikit demi sedikit. Aduk higga larut. Pertama-tama larutan akan panas dan berwarna keputihan. Setelah larut semuanya, simpan di tempat aman untuk didinginkan sampai suhu ruangan. Akan didapatkan larutan yang jernih.
  2. Timbang minyak (Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai...) sesuai denganResep.
  3. Tuangkan minyak yang sudah ditimbang ke dalam blender.
  4. Hati hati tuangkan larutan NaOH / KOH ke dalam minyak.
  5. Pasang cover blender, taruh kain di atas cover tadi untuk menghindari cipratan dan proses
    pada putaran terendah. Hindari jangan sampai menciprat ke muka atau badan anda. Hentikan blender dan periksa sabun untuk melihat tahap “trace”. “Trace” adalah kondisi dimana sabun sudah terbentuk dan merupakan akhir dari proses pengadukan. Tandanya adalah ketika campuran sabun mulai mengental. Apabila disentuh dengan sendok, maka beberapa detik bekas sendok tadi masih membekas, itulah mengapa dinamakan “trace”.
  6. Pada saat “trace” tadi anda bisa menambahkan pengharum, pewarna atau aditif. Aduk beberapa detik kemudian hentikan putaran blender.
  7. Tuang hasil sabun ini ke dalam cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun dalam cetakan tadi selama satu hingga dua hari. Kemudian keluarkan dari cetakan, potong sesuai selera. Simpan sekurang-kurangnya 3 minggu sebelum dipakai.
Semoga bermanfaat ...

10.      Pasta Gigi

Pasta gigi adalah sejenis pasta yang digunakan untuk membersihkan gigi. 
Pasta yang baik haruslah bersifat :
1. Ketika digunakan untuk sikat gigi, dapat menghilangkan partikel-partikel asing, substansi makanan, plak dan membersihkan gigi.
2. Haruslah tidak bersifat toksik, memiliki rasa yang menyenangkan dan meninggalkan mulut dalam keadaan segar setelah penggunaannya.

Sebuah pasta gigi pada umumnya tersusun atas :

1. Agen Polishing (penggosok).
Merupakan salah satu bahan terpenting pasta gigi yang berfungsi untuk menghilangkan partikel makanan yang menempel pada gigi dan juga membantu menghilangkan diskolorisasi pada gigi. Pada umumnya, hampir separuh dari total berat pasta gigi adalah agen ini. Agen yang sering digunakan adalah : kapur presipitasi, trikalsium fosfat, alumunium fosfat, magnesium trisilikat, dll.

2. Agen Moistener (pelembab).
Biasanya ditambahkan ke dalam pasta gigi untuk menghindarkan terjadinya pengeringan dan pengerasan pasta. Yang sering digunakan adalah : gliserin, sorbitol, propilen glikol, dll.

3. Agen deterjen dan foaming (pembuat busa).
Berfungsi untuk membantu aksi agen polishing dengan membasahi gigi dan partikel makanan yang tertinggal di gigi juga berfungsi untuk mengemulsikan mukus (lendir). Jumlah deterjen yang digunakan bervariasi antara 1.5 – 5 % dari total berat pasta gigi. Bahan deterjen yang paling sering digunakan adalah : sodium lauril sulfat dan magnesium lauril sulfat.
Berfungsi untuk membantu aksi agen dengan membasahi gigi dan partikel makanan yang tertinggal di gigi juga berfungsi untuk mengemulsikan mukus (lendir). Jumlah deterjen yang digunakan bervariasi antara 1.5 – 5 % dari total berat pasta gigi. Bahan deterjen yang paling sering digunakan adalah : sodium lauril sulfat dan magnesium lauril sulfat.

4. Agen pengikat.
Agen ini sangat esensial untuk mencegah terjadinya pemisahan bahan pasta. Yang lazim digunakan adalah :
- Pati (Starch).
- Gum tragacanth.
- Sodium alginat (Manucol SA).
- Modified Irish Moss (Sangat bagus dan menjadikan pasta sangat stabil).
- Sintetik seperti : Propilen glukol.

5. Pemanis.
Untuk memberikan rasa manis pada pasta. Yang sering digunakan adalah sakarin dengan konsentrasi antara 0.1 – 1.3 %. Gula juga dapat digunakan namun sayangnya cenderung mengkristal.

6. Flavour (Pemberi rasa).
Untuk memberikan aroma atau rasa pada pasta dan menghindarkan terjadinya rasa eneg atau mual. Selain itu juga untuk menambah kesegaran pasta. Yang sering digunakan adalah minyak peppermint.

7. Pengawet.
Bahan pengawet haruslah bersifat non toksik dan berfungsi untuk menjaga struktur fisik, kimiawi dan biologi pasta. Misalnya adalah sodium benzoat atau sodium hidroxibenzoat.

(Sumber : wikipedia.org ; blogsome.com ; cangkok.com ; flamboyan.co.id)


11.      Sabun Cair
Sabun cair merupakan prodak yang strategis, karena saat ini masyarakat modern suka prodak yang praktis dan ekonomis.
Untuk mengawali bikin sabun cair cukup mudah dengan mengetahui sifat dan fungsi masing-masing bahan sabun cair dan cukup dengan modal awal 100.000 rupiah bisa menghasilkan lebih dari 30 liter sabun cair kwalitas baik. Untuk pembelian bahan-bahan kimia yang tertera dibawah ini dapat di beli toko-toko kimia terdekat.
Pada umumnya sabun cair mengandung bahan-bahan sebagai berikut:
* Texapon 10%
* Sodium sulfat secukupnya
* Camperlan secukupnya
* Asam sitrid 1%
* EDTA 0,1%
* Parfum secukupnya
* Propilin glikol secukupnya
* Pewarna secukupnya
* Air
Peralatan yang dibutuhkan: Ember, Gelas ukur dan pengaduk kayu
Cara membuat:

1. Texapon + sodim sulfat diaduk rata sampai memutih
2. (1) + masukkan air sedikit demi sedikit sampai 50% nya
3. (2) + masukkan camperlan aduk rata
4. (3) + sisa (20-30)% air dimasukkan sedikit demi sedikit
5. (4) + sodium sulfat dimasukkan sedikit demi sedikit hingga terlihat mengental
6. (5) + pewarna secukupnya aduk rata
7. (6) + parfum secukupnya
8. Siap dikemas
Catatan:
* Pemberian parfum pada sabun cair dengan perbandingan 1ml parfum berbanding 500 ml sabun cair.
* Propilin glikol berbanding parfum ( 1 : 2 )
Analisis Bahan
Texapon ini nama merk dagang dengan nama kimia Sodium Lauril Sulfat ( SLS). Senyawa ini adalah surfaktan. Texapon ini bentuknya jel yang berfungsi sebagai pengangkat kotoran. Sodium sulfat (Na2SO4) bentuknya serbuk yang berfungsi mempercepat pengangkatan kotoran dan juga sebagai pengental. Camperlan ini bentuknya cairan kental yang berfungsi sebagai pengental dan penambah busa menjadi gelembung-gelembung kecil. Asam sitrit bentuknya serbuk yang berfungsi sebagai pengangkat lemak. EDTA ini bentuknya serbuk berfungsi sebagai pengawet sabun cair. Parfum ini bentuknya cair fungsinya sebagai pewangi sabun cair. Propilin glikol ini bentuknya cair fungsinya sebagai pengikat parfum. Pewarna ini bentukya serbuk fungsinya sebagai pemberi warna pada sabun cair.

Biaya Operasional
Untuk memasarkan suatu produk ke masyarakat harus diperhitungkan biaya produksinya
untuk mengetahui keuntungan suatu produk dalam setiap kemasan atau liternya. Biaya operasional untuk sekali produksi di antaranya meliputi:
1. Biaya bahan per liter atau per kemasan dgn rumus = total biaya pembelian bahan di bagi jumlah berapa liter atau kemasan yang dihasilkan.
2. Biaya kerja per liter atau per kemasan.
3. Bila dalam bentuk kemasan dihitung biaya kemasan dan stikernya.
4. Biaya penyusutan alat artinya peralatan yang digunakan akan di ganti berapa lama untuk membeli peralatan baru
5. Biaya promosinya
6. Biaya transportasi
Dari komponen-komponen biaya operasional dijumlahkan kemudian ditambah laba setiap kemasan atau liternya, sehingga kita akan mengetahui berapa keuntungan dalam setiap kemasan atau liternya.
Kiat-kiat pemasaran
Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu usaha baik dalam bentuk produk maupun jasa. Sebaik apapun suatu produk jika pemasarannya mlempem akan tidak berkembang. Ada beberapa jurus yang dapat kita gunakan:
1. Percaya dan bangga terhadap produk yang kita pasarkan.
2. Paham dan mengerti tentang produk tersebut.
3. Buat kartu nama, kop surat dan brosur produk dan perusahaan yang menarik dan mencerminkan citra profesional.
4. Tampilkan kesan pertama yang baik.
5. Biasakan membawa kartu nama dan brosur perusahaan kemanapun anda pergi, untuk di perlukan sewaktu-waktu.
6. Pelajari karakter konsumen yang akan menjadi target pasar produk.
7. Buat jaringan kerja atau network dimanapun, untuk menambah panjang relasi anda.
8. Sabar, disiplin da konsisten.

catatan:...untuk share silahkan buka Download


2 komentar:

  1. mbak, itu bahan bahannya kan butuhnya sedikit kalo buat minyak angin, nah beli di tokimnya memang ada yang ukurannya segitu???

    BalasHapus

Total Tayangan Laman